TNI, Bersama Banser dan Warga Paguyangan Tanggap Darurat Bencana

INDONESIASATU.CO.ID:


BREBES – “Tanggap Darurat Bencana” Puluhan bahkan ratusan orang warga yang dibantu TNI, Babinsa Koramil 11/Paguyangan Kodim 0713/Brebes bahu membahu dalam pembuatan jembatan darurat, pasca amblasnya salah satu jembatan di Desa Cilibur yang menghubungkan antara Dukuh Krajan dengan Dukuh Beran. Paguyangan, Kamis (25/1/2018).   

Karya bhakti TNI gabungan antara warga desa, Banser Paguyangan, Perangkat Desa serta elemen terkait lainnya di Kecamatan Paguyangan ini, dimulai pukul 07.30 WIB setiap harinya dan direncanakan sampai dengan selesai atau berupa perbantuan kepada instansi terkait jika bantuan pembuatan jembatan permanen dimulai.

Menurut Danramil 11/Paguyangan, Kapten Cpl. Harsono, “Pelibatan anggota kami akan dilaksanakan secara bergiliran dalam membantu pembuatan jembatan darurat ini sampai dengan selesai. Jembatan Desa yang menghubungkan 2 pedukuhan yang roboh pada Selasa 23 Januari 2018 kemarin dikarenakan lebatnya hujan dan derasnya arus sungai yang mengakibatkan tergerusnya tanah di kiri-kanan jembatan/abudment jembatan.

Hari ini saya beserta anggota bekerja bersama Banser dan warga lainnya dan alhamdulillah hari ini berhasil menyelesaikan 50 % pemasangan papan jembatan, untuk sisanya akan kami lanjutkan kembali besok karena untuk sementara papan habis dan harus menebang pohon kembali, sekaligus menebang bambu,” tandasnya.

Harsono mengatakan bahwa “Karya bhakti TNI ini adalah salah satu OMSP (Operasi Militer Selain Perang) dalam tanggap darurat bencana alam serta perbantuan kepada masyarakat serta Pemda dalam mengatasi bencana alam tersebut, saya juga telah melaporkan kejadian dan penanganan ini kepada Komandan Kodim 0713/Brebes untuk segera dilaporkan ke pihak terkait yang lebih berkompeten guna penanganan jembatan yang lebih permanen, karena ini merupakan akses vital warga,” imbuhnya. (Aan-/CN)
 

Index Berita