Sangsi Pidana Bagi Pelaku "Money Politik" dalam Pilkada Kota Tegal

INDONESIASATU.CO.ID:

 

 

TEGAL – Ketua Panwaslu Kota Tegal Akbar Kusharyanto tegaskan dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018 di kota Tegal mendatang berharap tak ada peserta yang melakukan money politik, ungkapkannya saat sambutan  rapat koordinasi dengan Stakeholder terkait Pilkada Serentak. rabu (8/11) bertempat di Hotel Bahari Inn Kota Tegal

 

Bahkan Akbar juga menekankan selain akan dipidanakan, bagi pemberi juga akan dikenakan sanksi tambahan berupa diskualifikasi atau pembatalan keikutsertaannya dalam pilkada, hal ini juga meminta agar ASN dan TNI, POLRI tetap menajaga netralitas dan tidak terlibat dalam politik praktis.

Sukses pemilu menurutnya bukan dari penyelengaranya saja, namun dari semua komponen terlibat didalamya.

“Tugas itu tidak akan terwujud manakala semua stakeholder tidak terlibat dan ikut berperan serta dan tidak mempunyai persepsi yang sama”,pungkasnya.

Plt. Walikota Tegal Drs. HM. Nursholeh,M.MPd mengatakan Pengawas Pemilu (Panwaslu) sebagai “juri” bisa berdiri dalam jarak yang sama adilnya terhadap sosok kandidat pemilu. Sehingga masing – masing pihak tidak dapat secara arogan berjalan sepihak hanya untuk kepentingan sendiri-sendiri, karena sukses pemilihan walikota – wakil walikota tahun 2018 terkait dengan masa depan Kota Tegal 5 tahun ke depan, terangnya

Terkait netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS), walikota juga meminta kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil di Kota Tegal dapat menjalankan  tugas dan fungsi sebagai aparatur pemerintah, abdi negara, dan abdi masyarakat secara proporsional dan profesional dengan tidak melibatkan diri dalam politik praktis.

"Peran serta PNS untuk tetap menjaga netralitas,  agar dalam tubuh pegawai negeri sipil tidak lagi terpecah-belah dan tidak muncul loyalitas ganda yang akhirnya justru mengganggu keadilan tugas PNS dalam memberikan pelayanan pada masyarakat, dan bagi masyarakat untuk selalu menjaga kondusifitas keamanan tidak mudah terpancing serta mudah berbuat anarkhis, " ujar Plt Walikota Drs.HM Nursholeh M.Mpd.(CN)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita